Showing posts with label Wisata Kalbar. Show all posts
Showing posts with label Wisata Kalbar. Show all posts

Kota Pontianak yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Barat terletak di garis khatulistiwa ini terkenal dengan namanya Lidah Buaya atau Aloe Vera. Namun jangan lupa bahwa selain Lidah Buaya ada nama yang sangat terkenal di Kota Pontianak ini yang hanya terdapat di bulan suci Ramadhan.
Meriam Karbit dan Sotong Pangkong itulah dua nama yang tak terpisahkan dari bulan suci Ramadhan di kota khatulistiwa ini.(Sotong pangkong dibahas pada edisi mendatang)

Foto Pontianak Post
Meriam ini terbuat dari kayu besar yang berdiameter kurang lebih 50 cm - 100 cm, dengan panjang antara 4 - 7 meter. Pada tengah-tengah meriam ini dibuat lobang yang berfungsi sebagai tempat penyulut api. Sebelum di sulut, meriam terlebih dahulu diisi dengan air dengan jumlah tertentu yang kemudian, didalamnya dimasukkan karbit.
Sumber foto disini

Meriam Karbit ini akan lebih kerasa ketika menjelang lebaran. Sepanjang sungai Kapuas, masyarakat yang bermukim dipinggiran sungai terpanjang di Kalbar itu memainkan meriam karbit tersebut. Suara ledakan meriam ini tak perlu diragukan lagi, jika berada dekat dengan meriam ini getaran akan dirasakan akibat ledakan yang dihasilkan reaksi karbit dengan air tersebut.

Meriam Karbit ini juga dimainkan ketika sahur. Biasanya meriam ini rutin dimainkan di Jalan Imam Bonjol, Gang Bansir Laut. Di sepanjang jembatan akan terlihat meriam karbit yang berbaris siap untuk dimainkan. Meriam karbit ini juga dimainkan ketika ulang tahun kota Pontianak yang kegiatannya diadakan di Taman Alun-Alun Kapuas.

Kabupaten Kayong Utara dengan ibukotanya Sukadana, terbentuk pada tahun 2007 silam ini mempunyai pariwisata dengan panorama alamnya yang sangat menakjubkan. Selain Air Pauh, ada satu wisata alam yang wajib untuk di kunjungi yakni Pantai Pulau Datok yang terletak di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Pantai ini diapit dua bukit hijau. Pasir yang menghampar luas dengan deburan ombak yang cukup menenangkan menjadi salah satu destinasi pecinta wisata bahari. Pasalnya ketika sore hari pengunjung akan melihat matahari terbenam disudut bukit yang mengapit pantai ini. Yang paling menyenangkan, para pengunjung tidak perlu kuatir akan duduk dipasir atau kontak langsung dengan matahari. Karena pada pantai ini sudah tersedia tempat duduk yang lantainya keramik serta tempat duduk dengan payung. Selain itu, dipantai ini juga dihiasi dengan pepohonan yang menghijau, sehingga sangat cocok untuk bersantai ria bagi keluarga yang menginginkan berbeque atau mengadakan outbound.
Perjalanan menuju pantai ini jika dari pelabuhan Sukadana kurang lebih 10 menit. Kondisi jalanan yang mulus dan pada hari biasa memasuki pantai ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Biasanya pada hari libur pantai ini banyak dikunjungi warga. Pada malam minggu, pantai ini juga banyak dikunjungi oleh kaum muda untuk menghabiskan malam minggu mereka.

Kalimantan Barat memang kaya akan keindahan alam dan pariwisatanya. Satu diantaranya adalah Air Pauh di Kota Sukadana, Kabupaten Kayong Utara yang tepatnya terletak di Desa Sungai Gali Kecamatan Sukadana.
Dengan waktu perjalanan sekitar 15 menit dari pusat pemerintah Kabupaten Kayong Utara, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam Air Pauh ini. Sebelum tiba di Air Pauh, para pengunjung akan menikmati indahnya bebukitan dan sawah hijau yang menghampar luas bak lautan. Setelah tiba di bukit Air Pauh, ini pengungjung dapat membeli buah atau sayuran yang dijual oleh warga setempat.

Tibanya di Air Pauh ini, pengunjung dapat berenang di cekungan yang luasnya tidak terlalu besar atau menyusuri kaki bukit atau sungai yang berisi batu-batuan. Berdasarkan informasi dari salah satu warga setempat, untuk menikmati air terjun Air Pauh ini harus mendaki bukitnya terlebih dahulu. Sepanjang sungai Air Pauh ini berisi bebatuan dengan volume air yang tidak terlalu dalam. Sehingga memudahkan untuk bertualang tanpa kuatir pakaian akan basah.
Batu yang mengisi sungai ini ukurannya rata-rata tergolong besar, dan belum diselimuti lumut sehingga aman jika dilalui menggunakan sandal atau sepatu. Meskipun demikian masih diperlukan kehati-hatian para pengunjung. Saat penulis mengunjungi Air Pauh tersebut volome air disungai tergolong kering. Tidak dapat dipastikan apakah musim penghujan volume airnya juga sama atau sebaliknya. Namun Air pauh ini sangat layak untuk dikunjungi.
Di kaki bukit ini juga tersedia saung atau pondok. Bagi pengunjung yang membawa keluarga atau rekan-rekan kerjanya dapat berteduh di saung itu dan tentunya dapat menikmati makanan yang telah dibawa. Satu hal yang harus diketahui juga, bahwa wisata air pauh ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Selain itu jalan menuju tempat tersebut juga lumayan bagus. Jadi kapan lagi kalau bukan sekarang mengujungi Air Pauh di Sukadana, Kayong Utara ini.

Tugu Khatulistiwa Sumber Gambar disini

Kota Pontianak mendapat gelar sebagai Kota Khatulistiwa. Gelar ini karena kota Pontianak dilalui oleh garis khatulistiwa. Selain itu, Kota Pontianak juga dikenal sebagai penghasil lidah Aloe vera atau buaya terbaik se Indonesia. Lidah Buaya ini juga menjadi minuman khas orang kota Pontianak.
Lidah Buaya
Aloe vera Center terletak di Jalan Budi Utomo Pontianak. Pertama kali didirikan pada tahun 2002 dan dibudidayakan pada tahun 1990. Tanaman Aloe vera berasal dari Kapulauan Canary, Afrika Utara. Di Yunani pada tahun 333 SM Aloe vera dikenal sebagai tanaman yang dapat mengobati berbagai jenis penyakit, sedangkan di negeri Cina sebagai tanaman suci.

Es Lidah Buaya

Menurut, Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Barat, Haizarin, lidah buaya di Kota Pontianak lebih bagus dibanding dengan provinsi atau negara lain. Pasalnya lidah buaya dapat berkembang dengan baik apabila semakin dekat dengan garis khatulistiwa. Di Kota Pontianak sendiri,lidah buaya dapat dipanen setiap dua minggu sekali. Dan rata-rata lidah buaya yang dipanen dengan ukuran yang besar. Sementara di provinsi atau negara lain, untuk panen lidah buaya hanya dapat dilakukan 4 bulan sekali. Hal ini menunjukan bahwa lidah buaya di kota Pontianak lebih unggul secara komparatif maupun kompetitif. Sehingga lidah buaya menjadi komoditas andalan Provinsi Kalimantan Barat.
Kebun Lidah Buaya di Jalan Kebangkitan Nasional

Jika Kepala Dinas Pertanian sendiri telah mengatakan akan keunggulan lidah buaya kota Pontianak, tentu kita semua ingin tau apakah benar ucapan beliau tersebut. Untuk lebih jelasnya, semua masyarakat yang berkunjung ke kota Pontianak, dapat jalan-jalan ke Aloe Vera Center di Jalan Budi Utomo. Atau langsung saja melihat kebun lidah buaya dan papaya di Jalan Kebangkitan Nasional. Lokasi kebun tidak jauh dari Jalan Budi Utomo. Dengan tersedianya jalan yang sudah diaspal dapat memudahkan untuk menelusuri kebun lidah buaya yang menjadi produk andalan Kalbar ini.

Akses menuju kebun lidah buaya

Sumber Gambar Disini

Taman alun alun kapuas satu diantara tempat wisata yang ada di kota pontianak. Taman Alun-alun kapuas terletak Jalan Rahadi Usman atau di depan kantor Walikota Pontianak. Taman Alun-Alun Kapuas merupakan salah satu "open public space" yang cukup populer di kota Pontianak. Alun-Alun Kapuas ini berada dipinggir tepian Sungai Kapuas. Dengan memiliki air mancur dan replika Tugu Khatulistiwa.
Taman di Alun-Alun Kapuas
Luas Taman Alun-alun Kapuas saat ini sekitar tiga hektare. Dibangun sudah sejak zaman dulu, namun renovasi dilakukan pada tahun 1999. Saat ini pemerintah kota Pontianak terus melakukan pembenahan agar Taman Alun-Alun Kapuas dapat memberikan kenyaman bagi pengunjung. Satu diantaranya penyediaan tempat sampah, pos pengamanan dan pemasangan CCTV. Selain itu, pada taman ini para pedagang yang bukan pedagang kuliner tidak diperkenankan berjualan. Tujuan dari pelarangan tersebut agar taman dapat tertata dengan rapi dan dapat memberikan kenyaman bagi pengunjung. Karena taman ini merupakan tempat wisata keluarga dan pedagang yang berjualan khusus pedagang kuliner saja.
Tempat Duduk sekaligus pagar tanaman hias
Apabila mengunjungi taman Alun-Alun Kapuas pada sore hari, maka pengunjung dapat merasakan lembutnya hembusan angin dari Sungai Kapuas. Selain dapat menikmati terbenamnya matahari, pengunjung yang berada di taman ini juga dapat melihat aktivitas disekitar Sungai Kapuas. Seperti masyarakat yang menggunakan sampan, penyebrangan feri. Karena disebelah taman Alun-Alun Kapuas terdapat feri penyebrangan ke Pontianak Utara.

Di Taman Alun-Alun Kapuas ini juga dijadikan tempat pelaksanaan berbagai event. Seperti Lomba Meriam Karbit, Lomba Layang-Layang,Festival Budaya Bumi Khatulistiwa, dan berbagai event lainnya yang berkaitan dengan kebudayaan dan pariwisata.

Pantai Kijing satu diantara ojek wisata yang terdapat di Kalimantan Barat. Terletak di Mempawah Kabupaten Pontianak. Pantai yang dihiasi dengan bukit serta pohon kelapa ini dapat dijangkau dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Untuk menuju Pantai Kijing ini memerlukan sekitar 3 jam dari kota Pontianak. Tidak jauh dari jalan raya dan sekitar 10 menit dari jalan raya sudah bisa menikmati hembusan angin Pantai Kijing tersebut.

Pantai Sebelah Kanan

Ketika menuju Pantai Kijing, pengunjung akan melewati pemukiman rumah warga setempat. Namun rumah warga tidak terlalu padat dan kebanyakan yang akan dilewati adalah sawah padi. Selain itu bukit dengan pepohonan yang rimbun turut menyejukan mata bagi yang berkunjung. Setelah sampai ke Pantai, pengunjung bisa memilih kearah kanan atau kiri. Kebetulan jalan tersebut tepat berada ditengah pantai. Pantai sebelah kanan merupakan pantai yang dipenuhi pohon kelapa dengan lapangan “gastrek”. Sedangkan pantai sebelah kiri merupakan bukit yang juga tersedia kantin untuk menikmati kuliner yang tersedia.
Disebelah kiri terdapat bukit

Untuk harga tiket memasuki Pantai Kijing ini cukup terjangkau. Pada hari biasa (bukan hari besar) dengan hanya merogeh kantong Rp.5000 per orang sudah dapat menikmati pemandangan pantai tersebut. Deburan ombak serta kokohnya pulau dihadapan pantai ditambah dengan kuatnya hembusan angin sangat pas buat keluarga mengisi waktu liburnya. Pada tengah-tengah pantai, berdiri kokoh pohon-pohon yang rimbun sehingga pengunjung tidak perlu khuatir akan kepanasan.
dari tengah-tengah terlihat pulau

Objek wisata Pantai Kijing ini layak untuk dikunjungi karena bukit yang menghadap ke pantai serta pohon kelapa yang tertata indah ditambah dengan lapangan gastrek menjadi unggulan berbanding pantai lainnya. Namun beberapa hal yang perlu dibenahi yaitu tangga untuk mendaki bukit perlu diperbaiki. Karena terlihat sudah tak terawat malah rumputnya yang panjang menandakan bahwa tidak pernah ada lagi yang mendaki bukit tersebut. Selain itu, patung kuda, gajah juga sudah terlihat kusam sehingga kurang menambah keindahan pantai itu. Tempat sampah juga belum tersedia secara maksimal serta tempat memancing yang sudah rusak sehingga memerlukan tindakan lebih lanjut dari pemerintah setempat.

Salam Blogger!

Postingan sebelumnya tentang “Museum Jendela Kebudayaan” yang didalamnya menyajikan apa saja yang terdapat di taman Museum Kalimantan Barat. Namun untuk tulisan kali ini sebagai tambahan tulisan sebelumnya. Selain Lanting,

1. Jangkar.

Jangkar tersebut merupakan Jangkar Armada Dagang Kapal Asing Abad ke XVI. Terbuat dari besi dengan ukuran 450 Cm dan Lebar 300 Cm yang memiliki berat kurang lebih 2500kg. Jangkar tersebut ditemukan di pesisir pantai Pemangkat, Kabupaten Sambas, pada tahun 1983

2. Miniatur Lancang Kuning.
Lancang Kuning ini merupakan miniatur berbentuk bidar yang khusus digunakan oleh Sultan Istana Qadariah Pontianak sebagai alat transportasi.

3. Miniatur Tungku Pembakaran Keramik
Tungku pembakaran keramik tradisional ini disebut Tungku Naga. Yang merupakan pabrik keramik pertama di Kalimantan Barat. Didirikan pada tahun 1993 di Desa Sedau Singkawang. Menurut penelitian para ahli, tungku pembakaran keramik tradisional seperti ini adalah salah satu yang tersisa di Asia Tenggara. Pada saat sekarang selain ditemukan di Filipina, benda-benda keramik hasil produksi Sedau dikenal dengan Keramik Singkawang.

4. Rumah Lungun

Bentuk dasarnya menyerupai rumah panggung menghadap sungai. Digunakan untuk menyimpan peti mati yang disebut Lungun Lungu atau peti mati. Terdiri dari dua bagian atau wadah yang menyerupai peti mati dengan motif burung Enggang atau Kenyalang dan pinggir awan yang merupakan sarana atau kendaraan arwah yang meninggal menuju alam baka.
Tutup yang menyerupai atap rumah bermotif Naga dan Biawak yang menunjukan status sosial atau derajat seseorang dimasyarakat sehingga status sosial didunia sama kedudukannya di alam baka.

5. Replika Batu Bertulis.
Batu bertulis ini adalah replika dari batu bertulis yang terdapat di kampung Pahit Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau, yang dibuat sekitar abad IX. Pada bagian depan terdapat tulisan beraksara Pallawa berbahasa Sanskerta yang intinya berisikan tentang ajaran agama Budha


6. Sandung
Merupakan tempat untuk menyimpan tulang belulang atau abu jenazah manusia. Pengangkatan dan penyimpanan tulang belulang dilakukan setelah dikuburkan selama 1000 hari atau lebih tergantung kemampuan keluarga yang ditinggalkan. Upacara gawai Sandung/Nyandung dilaksanakan selama 7 hari. Sandung ada yang bertiang 1 hingga 2 atau 4, hal tersebut melambangkan kemampuan, status sosial. Tradisi Gawai Sandung umumnya dilakukan oleh suku dayak Kayan Ketungang dan Taman, di Kalbar.



Salam Blogger!

Salam Blogger!

Kalimantan Barat sangat kaya dengan berbagai adat tradisi,kebudayaan maupun seninya. Perayaan-perayaan silih berganti. Perayaan Idul Fitri, Natal,Tahun Baru, Ulang Tahun Kota Pontianak, Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, Robo-robo dan sebagainya menjadi ajang promosi daerah dari segi wisata. Satu diantara perayaan yang sayang sekali bila ditingggalkan adalah perayaan Imlek dan Cap Go Meh dimana pada perayaan tersebut rugi jika tidak menyaksikan Tatung.

Foto : Tribun News


Menurut pengertian Wikipedia,Tatung dalam bahasa Hakka adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Raga atau tubuh orang tersebut dijadikan alat komunikasi atau perantara antara roh leluhur atau dewa tersebut. Dengan menggunakan Mantra dan Mudra tertentu roh dewa dipanggil ke altar kemudian akan memasuki raga orang tersebut. Para Dewa atau roh leluhur biasa dipanggil dengan kepentingan tertentu, misalnya untuk melakukan kegiatan pengobatan atau meminta nasihat yang dipandang perlu. Kebanyakan para roh dewa dipanggil untuk kegiatan yang berhubungan kepercayaan Taoisme , antara lain pengobatan, pengusiran roh jahat, pembuatan Hu ,dan lain-lain. Setelah kegiatan yang dilakukan selesai, roh akan meninggalkan tubuh orang tersebut.

Tatung ini akan dilaksanakan pada 6 Februari di kota Singkawang yang merupakan kota Seribu Klenteng. Tatung merupakan agenda tahunan. Untuk tahun ini diperkirakan tak kurang 750 tatung akan meramaikan puncak Festival Imlek dan Cap Go Meh 2563 di Singkawang. Tatung yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali ini menyuguhkan atraksi yang mengerikan. Satu diantaranya adalah Tatung akan berdiri pada benda tajam atau menusuk bagian pipinya dengan besi sehingga tembus kebagian lainnya. Tatung yang melakukan atraksi mengerikan ini sepenuhnya dikuasai oleh roh dewa yang dipanggil sebelumnya.
Foto : Tribun Pontianak


Tatung yang digelar pada tahun 2012 ini dipusatkan dikota Singkawang. Budaya Tatung ini hanya terdapat di Indonesia yaitu di Kalimantan Barat. Selain Tatung di kota Singkawang,Kota Pontianak juga tidak mau kalah. Kota Pontianak menyuguhkan Pawai Budaya Nusantara dan perarakan Tujuh Naga juga akan meramaikan perayaan Cap Go Meh di kota Pontianak.


Salam Blogger!

Salam Blogger!

1. Pulau Simping

Sumber foto disini

Pulau Simping terletak di perairan Pantai Teluk Mak Jantu, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pulau Simping berukuran mini dengan luas hanya 1 hektar. Pulau ini termasuk dalam kawasan wisata Pantai Sinka Park Island. Berdasarkan tulisan yang terdapat di plang sebelum menuju pulau simpang, pulau ini menurut PBB adalah pulau terkecil di dunia.

2. Danau Sentarum

sumber foto disini

Danau Sentarum adalah celengan air raksasa, karena saat musim hujan, ketinggian air di danau ini mencapai 14 meter. Danau yang merupakan danau musiman ini menjadi salah satu bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum. Luas keseluruhan kawasan Danau Sentarum 132.000 hektar ditambah dengan 64.000 hektar yang diusulkan sebagai daerah penyangga. Sekitar 20 hektar merupakan danau musiman yang menjadi penutup daerah seluas 30.500 hektar, sisanya tertampung di danau tersebut. Taman Nasional Danau Sentarum berada di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat. Letaknya kira-kira 700 kilometer dari Pontianak.

3. Bukit Kelam


Sumber foto disini



Bukit Kelam terletak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, cagar alam Bukit Sintang Kelam seluas 520 hektar. Cagar alam kubit Kelam Sintang ini mencapai ketinggian hingga 900 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan antara 15-40 derajat, menjadikannya tempat yang sempurna untuk paragliding dan panjat tebing. Cagar alam ini juga menyediakan tantangan bagi mereka yang menyukai hiking dan trekking.


4. Pantai Temajuk







Pantai Temajuk terletak di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Jarak Pantai Temajuk Sekitar 120 kilometer dari Kota Sambas, yang mana kawasan pesisir ini langsung berbatasan dengan Laut Natuna dan Malaysia Timur. Keunikan dari pantai ini, adalah ketika air laut surut menyisakan hamparan pasir yang sangat luas dengan lebar sekitar 100-150 meter. Namun ketika memasuki bulan Oktober - Februari tiupan angin cukup kencang dan tinggi gelombang di pantai ini bisa mencapai 2 meter bahkan lebih. Inilah saat yang tepat untuk melakukan olahraga sky diving atau berselancar bagi mereka yang gemar dan mahir akan olahraga tersebut.

5. Tugu Khatulistiwa


Sumber foto disini

Tugu Khatulistiwa ini berada di jalan Khatulistiwa kecamatan Pontianak Utara dan di bangun pada tahun 1928. Peristiwa penting dan menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa adalah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketikaMatahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan "menghilang" beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu.Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September.

6. Air Terjun Banangar

Sumber foto disini

Air terjun Banangar terletak di Dusun Perbuak Desa Merayuh Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Air terjun Banangar merupakan air terjun terbesar di Kabupaten Landak, yaitu dengan lebar 60 meter dan tinggi 60 meter. Keunikannya: di bawah air terjun terdapat danau kurang lebih 2 Ha terbentuk bulat yang dapat digunakan untuk mandi, berenang dan memancing ikan atau udang.

7. Wisata Nusantara

Sumber foto disini

Wisata Nusantara terletak di desa Penibung Mempawah Hilir Kab Pontianak. Wisata Nusantara Diresmikan oleh bupati Pontianak Bapak Ria Norsan pada 12 Mei 2010. Tempat wisata ini menawarkan berbagai macam permainan yang menarik, Ditambah pemancingan air tawar, permainan kolam air seperti, banperboot, warking water boot dan mini golf. Selain itu, bagi penggemar tantangan yang memacu adrenalin, Wisata Nusantara juga menyediakan playing fox, out bond dengan panjang kurang lebih 90 meter yang dilengkapi enam permainan tali temali.

8. Sumber air panas Sipatn Lotup
Sumber foto disini

Terletak di Desa Jangkang, Kecamatan Balai Sebut, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, sekitar 6 jam perjalanan dari Pontianak. Pemda setempat tampaknya sudah mengemas lokasi air panas yang mempunyai temperatur antara 52 – 55 derajat Celcius tersebut menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi. Kolam pemandian air hangat dan fasilitas umum penunjang telah dibangun.

9. Istana Muliakarta


Terletak di Desa Muliakarta,Kecamatan Benua Kayong,Kabupaten Ketapang. Dibangun oleh pangeran perdana menteri Haji Muhammad Sabran, Sultan ke-14 kesultanan Tanjungpura yang berkuasa dari tahun 1845 sampai tahun 1924.

10. Pulau Selimpai
Add caption


Pulau Selimpai adalah pulau yang terletak di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. Memiliki keindahan Pantai dengan luas Pantai 200 ha. Pulau Selimpai ini jarak tempuhnya sekitar 7 km dari ibukota Kecamatan Paloh dan 80 km dari pusat Ibukota Kabupaten Sambas. Merupakan tempat penakaran penyu untuk di lindungi agar tidak punah.Pulau Selimpai yang ini memiliki Berbagai beberapa Spesies Penyu, menurut catatan Satgas, Pantai Selimpai dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Paloh, ada empat jenis penyu yang ada di Pulau Ini yaitu : Penyu hijau, Penyu sisik, Penyu lekan, dan Penyu belimbing (hanya sesekali pindah)

11. Riam Merasap
sumber foto disini


Riam Merasap terletak di wilayah Kecamatan Tujuh Belas Dusun Sigonde Kabupaten Bengkayang, luas areal Riam ini kurang lebih sekitar 1,5 hektare dengan ketinggian air terjun sekitar 18 meter, jarak tempuh dari kota Bengkayang ke Lokasi Riam Merasap kurang lebih sekitar 45 km dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan empat. Riam Merasap ini merupakan rekreasi unggulan yang kerap digunakan oleh umat beragama Katolik untuk beribadah setiap tahunnya menjelang Bulan Rosaria.
Dari pusat kota Sambas menuju lokasi air terjun Riam Merasap berjarak 82 Kilometer (KM). Untuk ke lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. "Sementara dari Malaysia untuk menikmati air terjun ini, dari titik nol perbatasan hanya menempuh jarak 10 km,"

Tulisan Ini di Posting Untuk Radio Volare Spesial Akhir Tahun



Salam Blogger

Salam Blogger!

Rumah Adat Melayu Kalimantan Barat ini terletak dijalan Sutan Syahrir,kota Pontianak. Tiang pertama rumah adat ini ditancapkan pada tanggal 17 Mei 2003. Rumah Adat Melayu Kalbar diresmikan secara langsung oleh Wakil Presiden Jussuf Kalla pada tanggal 9 November 2005. Rumah adat melayu ini merupakan pusat dari kebudayaan melayu yang ada di Kalimantan Barat. Sejak diresmikannya rumah adat melayu tersebut,menjadi satu diantara tempat yang dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Diambil menggunakan Kamera Ponsel



Bangunan Rumah Adat Melayu Kalbar ini berdiri diatas lahan seluas 1,4 hektar. Bangunan ini terdiri dari Balai Kerja yang berfungsi sebagai Seketariat Pertemuan,Balai Rakyat yang berfungsi sebagai taman bermain dan kios penjualan,ada juga Balai Pustaka yang berfungsi sebagai tempat kajian budaya dan perpustakaan, Balai Budaya yaitu ruang pertemuan sanggar tertutup dan ruang pengelola, Panggung Terbuka yang berfungsi sebagai ruang persidangan dan gudang, serta Pesanggarahan yang terdiri dari penginapan,pertemuan, klinik kesehatan dan tempat pelatihan.

Rumah adat melayu ini juga berfungsi sebagai tempat musyawarah Majelis Adat Budaya Melayu. Majelis Adat Budaya Melayu,berperan dalam menyelenggarakan even budaya melayu di Kalbar, satu diantaranya adalah Festival Seni Budaya Melayu yang telah berlangsung lama. Untuk tahun 2011, Festival Seni Budaya Melayu ke-7 digelar di kota Sintang pada tanggal 19 Desember 2011, yang mengambil tema "kembangkan seni,menjunjung tinggi adat dan budaya".



Seni arsitektur dari bangunan rumah adat melayu Kalbar ini dengan atapnya yang diduga mendapat pengaruh dari bentuk atap bangunan jawa. Model atap segitiga dengan tinggi 30 derajat yang berfungsi agar udara panas tidak terperangkap dalam ruangan rumah tersebut. Sementara itu terdapat kolong tinggi dibagian bawah rumah yang digunakan untuk tempat memarkir kendaraan.


Taman yang tersedia didepan bangunan ini dengan bunga yang tertata rapi serta air mancur kebersihannya terjaga. Sedangkan untuk mengunjungi rumah adat melayu ini, pengunjung TIDAK dikenakan bayaran.


Bangunan rumah adat melayu ini diharapkan dapat menjadi tumpuan para wisatawan yang ingin mengetahui adat,budaya, seni melayu yang ada di Kalimantan Barat. Bangunan ini biasanya juga disewa untuk acara resepsi pernikahan.

Salam Blogger!


Salam Blogger!


Pantai Pasir Panjang dengan jarak pantai yang cukup panjang sangatlah cocok untuk menghabiskan liburan bersama keluarga. Ombaknya yang besar serta air yang jernih pas untuk mandi bareng dilaut. Di Pesisir pantai juga berdiri pohon-pohon yang bisa dijadikan tempat untuk berteduh. Pohon-pohon tersebut juga dijadikan tempat pelatihan dan outbound.




Pohon-pohon yang berdiri kokoh dengan jarak yang berdekatan,dijadikan sebagai arena halang rintang. Selain itu tersedia juga tempat bermain "Pin Ball" yang dapat menyegarkan pikiran setelah sibuk beraktivitas. Selain itu bagi yang ingin menikmati luasnya laut dan merasakan deburan ombak dari lautan menuju pantai boleh bermain Banana Boat,yang pastinya memberikan pengalaman tak terlupakan. Bagi yang tidak bisa berenang jangan kuatir, ada baju pengamannya agar tidak tenggelam.




Bagi yang ingin menikmati makanan atau minuman sambil menghadap laut, sambil ditemani sapaan angin sore yang menyapa lembut sembari menyaksikan matahari terbenam, disini tersedia pondok dan juga meja dan kursi yang pastinya aman dari terik matahari atau hujan.



Sedangkan dimalam harinya,bagi pecinta dunia gemerlap alias Dugem, Diskotik juga tersedia disini. Sementara bagi yang suka nyanyi,bisa karaoke bareng teman-teman sambil disaksikan oleh pengunjung lainya. Karena layar menghadap ke arah pantai. Lampu-lampu tertata rapi disetiap pohon sehingga dari kejauhan dapat melihat siapa yang sedang nyanyi. Bagi yang teringin mengadakan api unggun beserta bakar jagung atau main gitar, pasir dengan pohon yang dekat dengan bibir pantai, menjadi solusi yang tepat.


Jika ada yang tertarik langsung saja datang ke Singkawang, tersedia hotel dengan fasilitas yang lumayan, restoran, taxi serta kolam renang mungkin menjadi daya tarik tambahan saja.


Salam Blogger!

Salam Blogger!

Singkawang memiliki tempat wisata yang sangat indah, selain Pantai Simping, Pasir Panjang merupakan tempat wisata yang menjadi tujuan untuk melepas lelah. Pantai Pasir Panjang terletak di Kecamatan Tujuh Belas, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Dari pusat Kota Singkawang, Pantai Pasir Panjang berjarak sekitar 17 kilometer lagi. Pengunjung dapat mengaksesnya dengan menggunakan taksi, bus, atau minibus. Sedangkan perjalanan menuju Pasir Panjang dari Kota Pontianak kurang lebih 3 Jam bila menggunakan mobil atau kendaraan umum.


Nama Pasir Panjang cukup dikenal di Kalimantan Barat, pantainya yang indah, airnya yang jernih, serta pepohonan yang ada disekitar pantai sangat cocok untuk keluarga yang ingin melepas lelah. Di Pantai Pasir Panjang ini tersedia kolam renang, hotel, restoran, speedboat,diskotik,pondok wisata dan lain lain.



Pantai Pasir Panjang


Air lautnya yang hijau, terkadang juga berubah menjadi warna coklat. Tapi sebenarnya airnya jernih. Disepanjang pantai, pengunjung dapat menikmati keujung pantai bertemankan hembusan angin serta deburan ombak yang tak kunjung lelah menerpa.






Tiket masuk ke Pantai Pasir Panjang ini lumayan terjangkau, yaitu Rp.10.000 per orang dihari biasa, sementara di hari libur,tiket masuk bisa mencapai Rp.20.000 per orang.






Salam Blogger!

.......................................